SupportStartup

Strategi Bisnis UMKM & Perusahaan Besar, Apa Saja Perbedaan Mereka?

Apabila anda baru saja membangun bisnis. Anda tentunya akan membutuhkan sebuah strategi bisnis yang dapat membantu anda mencapai tujuan dan cita cita dari bisnis anda tersebut. Akan tetapi, saat melakukan penjelajahan dalam internet maupun sosial media ini. Mungkin anda menemukan beberapa strategi bisnis UMKM dan juga beberapa strategi bisnis dari perusahaan besar. Sekilas, hal tersebut mungkin akan terlihat sama dalam pemikiran anda. Akan tetapi, strategi bisnis UMKM ini ternyata berbeda loh apabila anda bandingkan langsung dengan strategi bisnis perusahaan besar. Terlebih lagi, beberapa perusahaan besar ini pun mungkin telah menerima bantuan dari seorang konsultan digital marketing dalam proses pembuatan strategi bisnis ini.

Sedangkan, dalam strategi bisnis ini sendiri. Anda harus mencoba untuk melakukan berbagai macam eksperimen dan juga percobaan untuk menemukan sebuah strategi bisnis UMKM yang tepat. Anda mungkin bisa untuk meminta bantuan langsung dari seorang konsultan digital marketing dalam membantu anda membuat sebuah strategi. Akan tetapi, apabila anda seorang pelaku bisnis yang baru saja memulai perjalanan dan dana bisnis anda minimal. Maka, menggunakan bantuan konsultan digital marketing ini pastinya akan anda pertimbangkan 2 kali lagi. Karena itulah, untuk membantu pemahaman anda terhadap strategi bisnis UMKM dan perusahaan besar ini. Artikel kali ini akan memberikan anda penjelasan dari perbedaan 2 strategi tersebut dan beberapa contoh strategi. Simak baik baik ya!

infografis strategi bisnis umkm

Apa yang Membedakan Strategi Bisnis UMKM dan Perusahaan Besar?

Dalam membahas perbedaan langsung antara strategi bisnis UMKM dan strategi bisnis perusahaan besar ini. Maka, anda pun umumnya akan menemukan berbagai macam perbedaan dasar namun sangat memiliki dampak yang sangat besar dalam perkembangan bisnis. Akan tetapi, perbedaan strategi bisnis UMKM dan strategi bisnis perusahaan besar ini pun juga tanpa alasan juga loh.

Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, beberapa perusahaan besar ini mungkin telah memiliki bantuan langsung dari konsultan digital marketing. Sedangkan, pelaku bisnis UMKM ini sering sekali terkendala masalah pengeluaran ini. Akan tetapi, ada juga beberapa faktor lain yang mengakibatkan adanya perbedaan dari strategi bisnis UMKM dan strategi bisnis perusahaan besar. Seperti :

1. Penanganan Kedua Perusahaan Terhadap Para Pelanggan Mereka Langsung

Apabila kita perhatikan, para pelaku bisnis UMKM ini seringkali mengabaikan atau tidak terlalu fokus terhadap para pelanggan mereka. Sehingga, mereka seringkali mencoba untuk mencari seorang pelanggan baru yang menurut mereka akan menghasilkan profit untuk bisnis mereka tersebut. Dengan begitu, mereka pun akan mengabaikan para pelanggan lama mereka.

Padahal, pelanggan lama ini, justru menjadi incaran dari para pengusaha besar dan juga tenaga profesional seperti konsultan digital marketing juga loh. Karenanya, perusahaan besar ini pun bahkan membuat sebuah komunitas mereka sendiri untuk menggabungkan para pelanggan mereka semua. Nah, hal inilah yang seringkali menjadi pembeda utama dari strategi bisnis UMKM dan strategi bisnis perusahaan besar tersebut.

2. Sudut Pandang Mereka Terhadap Berbagai Produk yang Mereka Tawarkan

Para pelaku bisnis UMKM sendiri seringkali melihat produk mereka berdasarkan harga jual dari produk tersebut. Sehingga, mereka sendiri berpikir bahwa harga ini menjadi salah satu kunci utama dalam strategi bisnis UMKM. Ataupun sebuah kunci utama untuk mendapatkan perhatian para pelanggan mereka. Nyatanya, hal tersebut sendiri merupakan hal yang jauh dari kata benar loh. Apabila kita perhatikan proses pemasaran dari seorang konsultan digital marketing ataupun pengusaha besar. Maka, mereka tidak memfokuskan teknik penjualan mereka kepada harga produk ataupun jasa mereka. Akan tetapi, mereka lebih fokus dalam nilai yang terkandung pada produk tersebut untuk mendapatkan sebuah penjualan.

Misalnya, ada seorang pelaku bisnis UMKM yang menjual sebuah tas dengan harga sekitar 60 ribu rupiah. Karena, mereka sendiri tidak percaya produk tersebut dapat mereka jual dengan harga 100 ribu rupiah tersebut. Akan tetapi, untuk sebuah perusahaan besar yang memiliki brand ternama sendiri, tas yang sama ini akan dapat mereka jual dengan harga yang mencapai 200 ribu rupiah. Nah, bagiamana cara kerja dari strategi bisnis perusahaan tersebut? Mengapa mereka dapat menjual tas yang sama dengan harga jual yang jauh lebih tinggi dari seorang pelaku bisnis UMKM ini? Singkatnya, seorang pengusaha besar ini lebih memandang produk mereka dari nilai dan keunggulannya daripada melihat harga dari produk tersebut.

3. Bentuk Komunkasi Antara Penjual dan Pembeli

Tak hanya pada dunia bisnis saja akan tetapi, dalam berbagai hal apapun. Komunikasi sendiri merupakan salah satu kunci utama yang dapat menarik perhatian dari orang lain. Selebihnya, apabila kita terapkan dalam dunia bisnis ini sendiri. Maka, komunikasi inilah yang juga menjadi sebuah perbedaan antara strategi bisnis UMKM dan strategi bisnis perusahaan besar secara langsung. Perlu anda ketahui juga, beberapa bisnis ini mengalami berbagai macam kegagalan karena tingkat komunikasi yang sangat minim antara penjual dan pembeli tersebut. Karena itulah, komunikasi ini pun akan memegang peran yang sangat penting sekali dalam perkembangan dan kemajuan sebuah bisnis.

Umumnya, pada pelaku bisnis UMKM ini sendiri, mereka akan menangani berbagai macam aspek bisnis secara mandiri tanpa menggunakan bantuan apapun. Dengan begitu, mereka pun juga terkadang terpaksa untuk mengurangi komunikasi dengan para pelanggan ini karena kesibukan mereka untuk pengembangan sebuah bisnis. Dengan begitu, apabila ada seorang pelanggan yang kesulitan dengan produk mereka ini. Pelanggan tersebut tidak mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan dengan segera. Akhirnya, mereka pun berpindah pada brand lain yang dapat membantu mereka dengan lebih cepat lagi.

Kemudian, dalam dunia perusahaan besar dan tenaga profesional seperti konsultan digital marketing ini. Mereka pun akan berusaha sekuat tenaga untuk tetap menjaga komunikasi dengan para pelanggan dan mempertahankan loyalitas para pelanggan tersebut.

Beberapa Strategi Bisnis UMKM yang Dapat Anda Lakukan Saat Ini Juga!

Memberikan Sebuah Produk yang Unik dan Kreatif

Apabila anda memiliki pikiran untuk membentuk sebuah bisnis UMKM anda sendiri. Maka, anda pun harus memikirkan produk anda secara langsung yang nantinya akan anda tawarkan kepada para pelanggan anda. Untuk membangun sebuah strategi bisnis UMKM ini. Anda pun juga dapat mencoba untuk menciptakan sebuah inovasi produk yang menarik dan juga menerapkan teknik pemasaran yang mudah. Tak hanya itu, agar pelanggan anda selalu merasa penasaran dengan sebuah produk tersebut. Maka, anda pun dapat mencoba untuk menambah keunikan dan manfaat dari produk tersebut langsung sebagai strategi bisnis UMKM anda.

Pelajari dan Pahami Secara Maksimal Target Pasar dan Audiens Anda

Untuk membentuk sebuah strategi bisnis UMKM yang baik dan profesional. Maka, seorang pelaku bisnis UMKM pun juga harus mempelajari dan memahami langsung target pasar mereka. Dengan begitu, pelaku bisnis UMKM ini pun akan dengan mudah menawarkan jawaban dan solusi dari keinginan calon konsumen mereka. Karena itulah, pengetahuan terhadap ini merupakan salah satu strategi bisnis UMKM yang sangat penting.

Kembangkan Kreatifitas Pada Kemasan Produk Anda

Sebagian besar konsumen sendiri umumnya akan memiliki ketertarikan dengan sebuah kemasan produk yang mereka anggap unik. Seperti yang telah anda ketahui, penampilan dari sebuah produk sendiri telah menjadi sebuah daya tarik yang dapat mempengaruhi para pelanggan anda. Oleh karena itu, penggunaan kemasan yang kreatif ini dapat menjadi salah satu strategi bisnis UMKM anda.

Menerapkan Teknik Promosi yang Tepat dan Sesuai

Sebuah produk, tentunya hanya akan diam pada toko anda apabila anda tidak memiliki sebuah usaha untuk memasarkan produk tersebut. Karena itulah, agar produk tersebut dapat konsumen anda kenali dengan mudah. Maka, anda pun harus menerapkan sebuah teknik promosi ini pada produk tersebut. Untuk mempromosikan sebuah produk ini sendiri, sosial media ini merupakan salah satu media yang sering menjadi plihan dalam strategi bisnis UMKM.

Perlihatkan Kelebihan dari Produk yang Anda Tawarkan

Strategi bisnis UMKM ini merupakan strategi yang sangat berkaitan dengan teknik pemasaran dari sebuah produk. Selanjutnya, anda mungkin setuju bahwa sekarang ini, hampir tidak ada sebuah produk yang tidak memiliki alternatif lain dalam mengganti sebuah produk tersebut. Jadi, apabila kita menjual sebuah produk ini. Kemungkinan besar, ada juga orang lain yang menjual produk yang juga sama dengan produk yang kita tawarkan ini. Nah, untuk mengoptimalkan strategi bisnis UMKM inilah, anda pun harus memperlihatkan kepada para konsumen tentang kelebihan dari produk anda tersebut.

Tingkatkan Pelayanan Anda Kepada Para Konsumen

Dalam dunia bisnis sendiri, anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan sebuah istilah yang menyebutkan bahwa seorang pembeli adalah raja. Nah, apabila kita perdalam lagi pemahaman kita terhadap istilah tersebut. Maka, tentunya hal itu akan menuntut para pelaku usaha UMKM untuk selalu memberikan pelayanan terbaik mereka sebagai strategi bisnis UMKM. Karena itulah, para pelaku usaha UMKM pun harus senantiasa memberikan berbagai macam informasi yang dapat membuat mereka lebih mengenal produk tersebut. Tak hanya itu, informasi yang dapat meningkatkan kepercayaan mereka pun juga akan menjadi nilai tambah tersendiri dalam hal ini.

Membangun Sebuah Website Khusus Untuk Bisnis Anda

Terakhir namun bukan akhir, adalah menyediakan sebuah website yang dapat konsumen jadikan sebagai sebuah sumber informasi. Dengan begitu, website sebagai strategi bisnis UMKM ini pun akan mempunyai berbagai macam informasi terhadap produk ataupun jasa yang ditawarkan oleh para pelaku usaha UMKM ini.

Tak hanya itu, pelaku usaha UMKM pun juga dapat memberikan sebuah informasi untuk para pelanggan mereka yang ingin membeli sesuatu. Kemudian, website ini pun juga dapat memperluas jangkauan pasar dari usaha UMKM ini sendiri loh. Karena itulah, pengusaha besar dan tenaga profesional seperti konsultan digital marketing sendiri menjadikan website sebagai strategi bisnis UMKM dan strategi bisnis perusahaan besar mereka.

Kemudian, Mari Kita Pahami Juga Strategi Bisnis Perusahaan Besar

Memperhatikan Pertumbuhan Dari Perusahaan Mereka

Pertumbuhan ini sendiri memiliki artian sebagai sarana untuk mengenalkan kepada para pelanggan mereka. Terhadapberbagai fitur baru yang terdapat dalam sebuah produk yang telah mereka jual sebelumnya. Para pelanggan dari perusahaan besar ini seringkali menuntut adanya sebuah pengembangan dan inovasi dari sebuah produk atau jasa yang dapat memenuhi masalah mereka. Apabila sebuah perusahaan besar ini gagal dalam mengatasi berbagai macam tuntutan tersebut. Maka, para pelanggan ini pun seringkali berpindah pada brand lain yang lebih inovatif lagi.

Umumnya, sebuah perusahaan besar ini sendiri juga memiliki sebuah kemampuan untuk menemukan sebuah lingkungan pasar baru. Yang dapat mereka gunakan untuk memasarkan produk ataupun jasa mereka. Misalnya saja, ada sebuah perusahaan kerjaninan kayu yang seringkali menyediakan berbagai macam perabotan dari bahan dasar kayu. Kemudian, setelah mereka melakukan sebuah riset pasar dengan bantuan konsultan digital marketing.

Mereka menemukan bahwa mereka juga dapat membuat sebuah souvenir kecil berbentuk karakter kartun dari kayu tersebut. Dengan begitu, mereka pun tidak harus terus fokus pada pembuatan perabotan kayu tersebut saja. Akan tetapi, mereka juga dapat mencoba untuk mengembangkan pasar souvenir tersebut juga.

Melakukan Pembedahan Terhadap Sebuah Produk

Melakukan pembedahan atau yang sering dikenal dengan istilah diferensiasi ini merupakan salah satu strategi bisnis yang seringkali terjadi dalam perusahaan besar. Singkatnya, diferensiasi ini akan melakukan sebuah pembedahan tuntas tentang aspek apa saja yang dapat membuat produk ini unik dan unggul dari kompetitor bisnis. Tak hanya itu, perbedaan ini pun juga umumnya tidak harus membuat perusahaan ini mengeluarkan dana tambahan untuk suatu produk tersebut.

Pembedahan sebuah produk ini sendiri umumnya tercipta dari proses eksekusi sebuah model bisnis sendiri. Misalnya saja dengan membuat sebuah pertanyaan akan cara untuk menciptakan sebuah produk ataupun meningkatkan sebuah pelayanan. Nah, beberapa hal ini umumnya tidak harus mengeluarkan biaya tambahan loh apabila dilakukan dengan optimal.

Penentuan Harga yang Optimal

Penentuan harga ini umumnya membuat sebuah produk memiliki harga yang lebih tinggi lagi daripada kompetitor bisnis mereka. Terlebih lagi apabila produk tersebut masih dalam fase perkenalan. Strategi bisnis ini seringkali digunakan oleh penguasaha besar dan konsultan digital marketing untuk mencoba menutup ongkos produksi dan promosi apabila terlaksana dengan sukses.

Akan tetapi, pastikan juga bahwa produk tersebut benar benar memiliki sebuah nilai tambah yang bermanfaat untuk para kondumen ini. Apabila seorang pengusaha tidak memiliki kompetitor dalam bidang bisnis anda. Maka, strategi bisnis ini sendiri dapat terlaksana dengan sangat mudah.

Melakukan Penggabungan Bisnis Dengan Kompetitor

Pengusaha besar yang memiliki dana yang lebih dari cukup tentunya akan lebih mudah lagi dalam menerapkan strategi bisnis penggabungan ini. Singkatnya, strategi ini merupakan strategi dimana sebuah perusahaan akan membeli dan bergabung dengan perusahaan lain yang telah memiliki produk mereka sendiri.

Promosikan Produk Maupun Jasa Dengan Sebuah Konten

Era internet yang sangat maju ini menjadikan sebuah konten ini sebagai salah satu strategi bisnis yang harus melalui perhitngan matang. Selain itu, penerapan dari strategi pemasaran konten ini pun juga harus benar dan sesuai dengan target audiens juga. Dengan begitu, konten pun akan menjadi lebih efektif lagi dalam memasarkan produk dan jasa dari suatu bisnis.

Karena, konten sendiri akan dapat mengincar pengguna internet dengan lebih terperinci lagi. Kemudian, pembuatan sebuah konten ini juga akan memiliki beberapa cabang lain lagi pada media promosinya. Baik itu dari sebuah blog dan artikel, email marketing, post sosial media, dan lain sebagainya. Tak hanya itu, konten ini juga harus dapat menghasilkan interaksi juga dari para pembacanya.

Masih Ada Pertanyaan? Hubungi Support Startup

Hubungi Sekarang