SupportStartup

Terakhir Diperbarui Pada 17 Agustus, 2022

Panduan Pengelolaan Keuangan Bisnis dan Pembiayaan Usaha

Faktanya, seluruh bisnis tentunya akan membutuhkan pengelolaan keuangan bisnis dan pembiayaan usaha yang baik agar bisnis tersebut dapat sukses. Sehingga, bisnis tersebut pun harus berusaha keras juga untuk menyeimbangi antara pengeluaran, maupun juga pemasukan dari mereka. Karena itulah, panduan cara pengelolaan keuangan dan pembiayaan ini akan menjadi sebuah hal yang sangat penting bagi para pelaku bisnis.

Namun, sayangnya juga masih ada saja beberapa pelaku bisnis yang melakukan pengelolaan keuangan ini semena mena dan tidak terlalu serius. Akhirnya, perjalanan mereka dalam mencoba membangun sebuah bisnis pun pasti terasa sulit sekali bagi mereka. Nah, apa saja kira kira tips pengelolaan keuangan bisnis dan pembiayaan usaha ini? Berikut pembahasannya!

Pengelolaan Keuangan Bisnis dan Pembiayaan Usaha Itu Mudah Loh!

Pengelolaan Keuangan Bisnis dan Pembiayaan Usaha Itu Mudah Loh!

Tentukan Persentase yang Pas Pada Keuangan Bisnis Anda

Hal pertama dalam pengelolaan keuangan bisnis dan pembiayaan usaha adalah dengan menentukan persentase yang pas pada bisnis anda. Terlebih lagi untuk menentukan biaya operasional, produksi, ataupun juga biaya akomodasi bisnis anda tersebut. Selain itu, jangan lupa juga untuk menentukan persentase pada beberapa hal lain. Mulai dari dana darurat, uang investasi bisnis, kas bisnis, dan lain lain. Dengan begitu, porsi keuangan anda pun akan menjadi lebih jelas lagi dalam proses pembangunan sebuah bisnis ini.

Selalu Berdiskusi Sebelum Anda Menjalin Kontrak

Kedua, diskusi sebelum kerja sama adalah pengelolaan keuangan bisnis dan pembiayaan usaha yang harus anda perhatikan. Sebuah kontak yang bagus, dapat menjadi penentu dalam kesuksesan anda membangun sebuah bisnis. Karenanya, apabila anda menjalin sebuah kontrak kerja sama baik itu dengan bisnis lain ataupun juga dengan supplier. Cobalah untuk mendapatkan sebuah kesepakatan yang lebih menguntungkan lagi untuk bisnis anda. Selain itu, jangan lupa untuk mengecek denda, masa tenggat, dan lain sebagainya sebelum anda menjalin sebuah kontrak ini.

Jangan Menunda Nunda Waktu Pembayaran Tagihan Bisnis

Ketiga, pengelolaan keuangan bisnis dan pembiayaan usaha adalah membayar tagihan tepat waktu. Tagihan bisnis yang terlambat untuk anda bayarkan umumnya akan menimbulkan denda yang tidak sedikit jumlahnya. Sehingga, sebagai pengelolaan keuangan bisnis dan pembiayaan usaha ini, pastikan bahwa anda tidak pernah menunda nunda tagihan bisnis ini. Dengan begitu, arus keuangan anda pun akan lebih sehat lagi dengan menghindari pembayaran denda tagihan.

Minimalkan Penggunaan Hutang

Selanjutnya, pengelolaan keuangan bisnis dan pembiayaan usaha dengan meminimalkan penggunaan hutang. Memang banyak pelaku bisnis yang dapat sukses dengan menggunakan dana hutang terlebih dahulu dalam memulai karir mereka. Akan tetapi, hutang ini termasuk dalam hal yang harus anda perhatikan dengan benar ya penggunaannya! Karena, cicilan maupun denda yang ada dalam hutang ini ternyata sudah banyak menghancurkan bisnis loh!

Membuat Sebuah Business Plan Terhadap Keuangan

Anda memang boleh menikmati semua keuntungan yang anda peroleh dalam sebuah bisnis ini. Akan tetapi, jangan pernah berpikir untuk menghabiskan seluruh keuntungan yang anda peroleh tersebut juga ya! Melainkan, cobalah untuk menyisakan beberapa penghasilan tertentu sebagai bentuk investasi untuk bisnis anda. Kemudian, cobalah untuk membuat sebuah business plan juga. Mungkin pada beberapa bulan selanjutnya anda harus mencapai target tabungan demikian, atau bisnis anda harus mempunyai peralatan tertentu.

Selalu Catat Penggunaan Keuangan Bisnis Anda

Banyak dari kegiatan bisnis maupun penggunaan dana dari sebuah bisnis ini yang tidak dapat anda catat dengan ingatan manusia saja. Karenanya, pembuatan sebuah laporan pembukuan pun akan menjadi sebuah hal wajib yang harus anda perhatikan dalam pengelolaan keuangan bisnis dan pembiayaan usaha ini. Mulai dari catatan penghasilan dari sebuah bisnis, laporan kerugian, biaya operasionak, kas bisnis, dan lain lain. Sehingga, alur pemasukan dan pengeluaran bisnis anda pun dapat anda pantau secara langsung dengan memperhatikan pembukuan ini.

Selalu Lakukan Evaluasi Dalam Kurun Waktu Tertentu

Ketika anda mendapatkan keuntungan atau mengeluarkan beberapa biaya tertentu dalam sebuah bisnis ini. Pastikan bahwa anda melakukan sebuah evaluasi dalam beberapa jangka waktu tertentu. Sehingga, anda pun dapat mengetahui bagaimana kinerja penjualan bisnis anda dalam kurun waktu tersebut. Serta mencoba untuk membuat beberapa peningkatan dan perbaikan dalam strategi bisnis anda Ketika target yang anda inginkan belum tercapai.

Pisahkan Pengelolaan Anda Berdasarkan Jangka Waktu Tertentu

Untuk mendapatkan sebuah sistem pengelolaan keuangan bisnis dan pembiayaan usaha yang sempurna dalam bisnis anda tersebut. Anda harus memisahkan pengelolaan keuangan ini dengan beberapa waktu tertentu. Misalnya, anda dapat membuat sebuah catatan tentang penghasilan dan pengeluaran dalam bentuk harian, mingguan, tahunan, atau mungkin beberapa waktu tertentu.

Ciptakan Sebuah Rencana Untuk Mendapatkan Penghasilan

Rencana adalah sebuah hal penting yang harus ada dalam setiap kegiatan berbisnis. Akan tetapi, walaupun anda mempunyai rencana namun tidak menjalankannya. Pastinya rencana tersebut pun akan sia sia juga bukan? Sehingga, pendapatan yang akan anda peroleh nantinya pun akan mengurang juga jika tidak mengikuti rencana. Atau bahkan Ketika anda tidak mempunyai rencana apapun dalam pengelolaan bisnis ini.

Jangan Menggabungkan Harga Personal dan Bisnis Anda

Faktanya, banyak sekali pelaku bisnis pemula yang gagal dalam pengelolaan keuangan ini. Hanya karena kegagalan mereka dalam memisahkan harta personal dan harta bisnis mereka. Sehingga, Ketika mereka ingin menghabiskan harta tersebut untuk memenuhi kebutuhan personal. Seringkali harta bisnis pun akhirnya ikut mereka gunakan juga baik itu dengan tanpa sengaja ataupun disengaja. Karena, tak sedikit juga banyak pelaku bisnis pemula Ketika mereka mendapatkan sebuah keuntungan dalam sebuah bisnis. Mereka menganggap bahwa keuntungan tersebut sudah menjadi harta personal mereka semua.

Memang benar, bahwa mereka dapat menikmati seluruh keuntungan yang mereka peroleh dalam sebuah bisnis tersebut. Akan tetapi, jika mereka tidak menyisihkan beberapa nominal untuk memenuhi kebutuhan, ongkos produksi, maupun juga untuk investasi. Pengembangan bisnis pun pastinya akan sulit terjadi juga nantinya bukan? Karena itulah, anda harus selalu memisahkan antara harta personal dengan harta bisnis. Cobalah untuk membuat sebuah rekening bisnis yang berbeda dengan rekening personal anda. Sehingga, dokumentasi akan pengeluaran dan pendapatan bisnis pun nantinya dapat anda lihat dengan jelas lagi.

Optimalkan Kas Bisnis Anda

Modal dalam sebuah bisnis ini dapat anda katakan sebagai sumber kehidupan dari sebuah bisnis tersebut. Sehingga, apabila anda ingin bisnis tersebut untuk tetap berjalan, pastinya modal pun harus selalu ada untuk menutup pengeluaran dari bisnis tersebut. Baik itu untuk membayar gaji karyawan, membeli bahan baku, ongkos produksi, perawatan mesin, dan lain lain. Oleh karena itu, menjaga dan mengoptimalkan kas dari bisnis ini harus selalu anda awasi dalam pembangunan sebuah bisnis ini.

Memahami Teknik Akutansi Dalam Dunia Bisnis

Terakhir, memahami akutansi. Pengelolaan keuangan bisnis dan pembiayaan usaha sendiri pastinya mengharuskan anda untuk memiliki kemampuan tertentu dalam bidang keuangan. Karenanya, apabila anda tidak terlalu memahami dasar dasar dari pengelolaan keuangan ini. Cobalah untuk mencari seorang akuntan yang lebih ahli lagi dalam mengelola keuangan bisnis anda tersebut. Sehingga, arus ekonomi yang ada dalam bisnis anda pun akan lebih optimal lagi perjalanannya.

Masih Ada Pertanyaan? Hubungi Support Startup

Hubungi Sekarang