SupportStartup

Terakhir Diperbarui Pada 17 Agustus, 2022

Rencana Operasional dan Manajemen Bisnis, Apa Saja Gunanya?

Rencana operasional dan manajemen bisnis sendiri merupakan sebuah jenis rencana yang cukup spesifik. Serta tergantung kepada sebuah rincian yang sangat jelas dengan mendefisikan bagaimana sebuah divisi perusahaan. Dapat mencapai target dan membantu sebuah perusahaan untuk mencapai tujuan mereka. Sehingga, rencana operasional dan manajemen bisnis akan menjelaskan beragam tugas dan tanggung jawab dari aktivitas harian seluruh anggota perusahaan.

Jadi, dapat anda katakan bahwa rencana opersional ini sebagai sebuah bantuan kepada tim anda. Agar mereka dapat memahami secara langsung apa saja tugas mereka, serta berapa lama mereka harus menyelesaikan pekerjaan tersebut. Sehingga, semua anggota tim nantinya akan lebih mudah lagi untuk bekerja sama, dalam mencapai sebuah a target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Jika Semua Bisnis Harus Memilikinya, Seberapa Penting Rencana Operasional Ini

Jika Semua Bisnis Harus Memilikinya, Seberapa Penting Rencana Operasional Ini?

Pembicaraan utama dalam sebuah rencana operasional dan manajemen bisnis adalah. Dapat membanu anda untuk melihat pekerjaan dari seluruh anggota bisnis secara langsung. Sehingga, anda nantinya dapat mengetahui waktu yang tepat untuk menggunakan strategi tertentu. Selain itu, adanya sebuah rencana operasional dan manajemen bisnis ini juga dapat membantu. Dalam mengidentifikasikan kegiatan atau strategi bisnis apa yang dapat menyebabkan kerugian pada perusahaan anda. Sehingga, anda pun dapat lebih mudah lagi untuk menentukan perubahan apa saja yang harus anda ambil dalam perusahaan tersebut.

Selain itu, rencana operasional sendiri juga memiliki peran yang cukup besar agar seluruh anggota tingkat atas pada sebuah perusahaan. Memiliki pemahaman dan tujuan yang sama antara satu dengan lainnya. Karena, hal ini akan lebih memperkuat kinerja sebuah perusahaan. Saat semua anggotanya mengetahui apa saja yang menjadi. Tujuan, resiko, kebetuhan, KPI, misi perusahaan, dan lain lain. Dengan begitu, proses kerja sama nantinya akan berjalan jauh lebih mudah lagi dengan adanya sebuah kerja sama tersebut.

Apakah Ada Bedanya Antara Operasional dengan Strategis Bisnis?

Perencanaan strategis sendiri dapat membantu anda mendefinisikan sebuah tujuan jangka Panjang, serta pengambilan Tindakan untuk mencapai tujuan tersebut. Sebaliknya, rencana operasional dan manajemen bisnis sendiri akan menggambarkan dengan terperinci. Semua kegiatan dan aktivitas harian, dari seluruh anggota perusahan baik itu karyawan atau manajer dalam mencapai tujuan strategis tadi.

Tak jarang juga banyak sekali perusahaan besar yang berhasil dalam membuat perencanaan operasional dan bisnis secara langsung. Terlebih lagi karena perpaduan kedua bentuk rencana ini yang dapat membantu sebuah bisnis untuk lebih cepat lagi dalam meningkatkan produktivitas dari sebuah perusahaan. Singkatnya, dapat kita artikan bahwa rencana operasional  ini bentuknya lebih rinci, terorganisir, serta lebih teknis untuk mencapai tujuan jangka Panjang. Dalam bentuk sebuah rencana strategis. Nah, untuk membantu anda lebih paham lagi pada perbedaan kedua istilah ini. Berikut adalah beberapa contoh perbedaan yang dapat anda perhatikan. Seperti:

Jangka Waktu

Untuk rencana operasional, umumnya dapat anda gunakan jangka waktu dalam satuan minggu atau bahkan bulan. Namun, untuk rencana strategis, anda akan menggunakan satuan waktu yang jauh lebih lama, misalnya 5 tahun atau 10 tahun ke depan.

Modifikasi

Rencana strategis karena termasuk dalam rencana jangka Panjang. Maka, anda harus benar benar memikirkan rencana tersebut sebaik mungkin tanpa adanya masalah. Akan tetapi, bukan berarti anda tidak dapat melakukan perubahan juga dalam rencana strategi ini. Beberapa perusahaan besar juga seringkali menerapkan proses evaluasi tahunan dalam mengubah dan memperbaiki rencana strategis mereka.

Sebaliknya, dalam rencana operasional dan manajemen bisnis sendiri, andaharus terus melakukan berbagai macam evaluasi, dalam kurun sekitar 2 minggu atau setiap bulannya. Dengan begitu, anda nantinya akan lebih mudah lagi untuk mengukur kinerja dari karyawan, serta Langkah yang harus anda ambil jika sewaktu waktu terjadi hal yang tak terduga.

Tujuan

Rencana strategis sendiri berfungsi untuk menjelaskan visi dan misi jangka Panjang dari sebuah perusahaan. Serta bagaimana pentingnya kerja sama antara seluruh divisi perusahaan untuk mencapai tujuan tersebut. Sehingga, rencana strategis ini umumnya memiliki lingkup yang lebih luas lagi daripada rencana operasional dan manajemen bisnis. Kemudian, rencana operasional sendiri umumnya akan hanya berlaku pada beberapa divisi tertentu dalam sebuah perusahaan dan bukan seluruh anggota.

Pembuatan

Karena rencana strategis memiliki pengaruh yang cukup luas yakni seluruh anggota perusahaan. Maka, yang bertugas dalam membuat rencana ini adalah mereka yang memiliki posisi tinggi pada sebuah perusahaan. Cukup berbeda jauh dengan rencana operasional dan manajemen bisnis yang hanya dibuat dan efektif oleh divisi perusahaan tertentu. Sehingga, penanggung jawab dari divisi tertentu itulah yang akan bertugas membangun rencana operasional.

Cara Membuat Rencana Operasional dan Manajemen Bisnis yang Sempurna

Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, rencana operasional dan manajemen bisnis sendiri merupakan sebuah hal penting. Yang dapat membantu anda maupun anggota dari sebuah divisi perusahaan dalam menjalankan kegiatan sehari hari. Karenanya, anda pun harus selalu mempersiapkan rencana ini untuk memaksimalkan kinerja dari sebuah divisi tersebut. Nah, bagaimana kira kira anda dapat membuat sebuah rencana ini?

Mulailah dari Rencana Strategis

Untuk memulai dalam membuat sebuah rencana operasional dan manajemen bisnis. Anda dapat membangun terlebih dahulu rencana strategis sesuai dengan keputusan. Karena, rencana operasional sendiri merupakan sebuah panduan, bagaimana anda dapat merealisasikan rencana strategis perusahaan anda.

Karenanya, cobalah terlebih dahulu untuk membuat sebuah rencana strategis, dengan mengamati beberapa hal penting. Seperti industri, kompetitor, persaingan pasar, trend konsumen, dan lain lain. Selanjutnya, anda dapat mencoba untuk mempertimbangkan kinerja dari perusahaan anda. Serta sesuaikan tujuan perusahaan dengan rencana strategis tersebut.

Ketahui Terlebih Dahulu Tujuan Anda

Selanjutnya, untuk membuat sebuah rencana operasional dan manajemen bisnis sendiri, anda dapat mengetahui terlebih dahulu bagaimana tujuan anda. Cobalah untuk berpikir secara langsung tujuan mana yang dapat anda atur. Dengan menggunakan sebuah strategi agar tujuan tersebut lebih cepat tercapai. Untuk membantu anda dalam membangun rencana operasional dan manajemen bisnis, ada beberapa hal yang dapat anda jawab secara langsung. Seperti:

  • Anggaran yang harus anda gunakan;
  • Kesiapan dari tim anda dalam mencapai tujuan tersebut;
  • Tools dan sumber daya apa saja yang tim anda butuhkan dalam tujuan ini;
  • Posisi anda maupun tim dalam sebuah perusahaan nantinya;
  • Efektifitas tim anda dalam mencapai tujuan;
  • Persiapan apa yang anda berikan kepada tim jika anda menerapkan rencana tersebut;
  • Bagaimana anda dapat mengukur performa dari pekerjaan tim anda.

Selalu Mencatat dan Memonitor Perkembangan yang Terjadi Dalam Tim Anda

Setelah anda memiliki sebuah gambaran besar terhadap rencana operasional dan manajemen bisnis ini. Selanjutnya, anda harus selalu mencatat dan memonitor secara langsung perkembangan apa saja yang terjadi pada tim anda. Sehingga, anda dapat lebih mudah lagi untuk mengetahui, hal apa saja yang harus anda tingkatkan untuk mencapai tujuan dari rencana operasional yang anda ciptakan.

Masih Ada Pertanyaan? Hubungi Support Startup

Hubungi Sekarang